HTC ONE X - Review

Mau tau tentang kehebatan ponsel pemenang dua penghargaan di MWC 2012 ini? Baca ulasan lengkapnya!

Android Ekonomis - Smartfren Andro dan Motorola FIRE XT

Dua ponsel Android ekonomis telah hadir di tengah kita. Apa saja kelebihannya?

Sony Xperia S - Review

Dapatkan ulasan mengenai ponsel 'pertama' Sony ini disini.

Baterai Ponsel Cepat Habis??

Bosan dengan kabel cash-an yange sering menempel di ponsel anda? Saatnya mencoba tips lengkap ini!

Quadcore - Era Baru Android

Android selangkah lebih maju. Stepping up to the next level. It's Quadcore!! Pagelaran MWC (Mobile World Congress) di Barcelona awal Februari lalu menjadi awal babak baru dalam perkembangan prosesor di Android.

Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 April 2012

Editorial: Android Rumit? Tidak.


Halo semua sobat Androidnesia! :-)

Pernah dengar pernyataan bahwa Android itu rumit?
Ya, beberapa diantara kita tentunya pernah mendengar pernyataan dengan nada antipatis tersebut. 

Marilah kita kembali sejenak untuk memikirkan sebuah hal yang dasar. Android phone is smartphone. Untuk apa smartphone? Untuk membantu dan mempermudah aktifitas sehari-hari kita, baik itu bekerja, belajar, bersosialisasi, ataupun bermain. Seperti itu bukan?

Apa yang kita inginkan ada di Android. Ingin eksis di jejaring sosial? Mau chatting? Video chat? Baca buku/majalah? Kerja? Agenda? Note? Peta? Kamus? Edit foto? Game? Semua tinggal kita cari dengan mudah (dan kebanyakan gratis!) di Google Play. Tinggal ketik 'music' di search, muncul ratusan aplikasi. Tinggal ketik 'ruler' muncul aplikasi-aplikasi yang siap mengubah ponsel kita jadi penggaris. Rumit??




Android dinilai rumit karena masih 'asing' dan kebanyakan tidak mencoba untuk mencari tahu, membuka diri dengan sesuatu yang baru. Blackberry dulu dapat dikatakan 'rumit' (karena asing) tapi kenapa bisa digunakan oleh banyak orang? Karena booming dan menjadi tren, orang mencari tahu agar tidak ketinggalan tren sehingga akhirnya bisa 'mengoperasikannya' (meski kebanyakan hanya sebatas BBM dan jejaring sosial).

Selain itu, ada beberapa diantara kita, pengguna Android yang sedikit 'terlalu bersemangat' dalam membicarakan Android.
"Saya baru beli Android nih, bagusnya gmn ya?"
"Oww, root donk! Terus custom ROM, tweak, ganti font, overclock bla bla bla bla".
Slow down, Android dengan stok ROM tetap sebuah smartphone kan? So please guys, hindari membuat Android menjadi rumit dan memusingkan.

Android rumit? Jawabannya sangat jelas. Tidak.


Salam hangat,

Androidnesia

Kamis, 05 April 2012

Bootloader Dikunci, Permanen Baterai, No SD Card, Apa Selanjutnya?


Sejauh ini ada satu hal yang menarik bila kita perhatikan perkembangan dunia Android.

Masih ingat di benak kita beberapa vendor (seperti Motorola, HTC dan asus) memberlakukan kebijakan bootloader yang dikunci (locked bootloader). Singkatnya, bootloader adalah semacam kode yang dijalankan sebelum sistem dalam sebuah ponsel dimulai, yang berfungsi untuk menjalankan start up dan mencari sistem kernel. Intinya, bila bootloader dikunci, kita akan lebih sulit untuk memodifikasi sebuah ponsel. Karena desakan dan kekecewaan para pengguna Android dengan bootloader yang dikunci, sekarang para vendor tersebut mulai membuka kembali bootloader atau memberikan metode resmi untuk membukanya.

Kemudian, gejala baterai permanen (non removable battery) dan tidak adanya SD card slot. Sebut saja misalnya pada Motorola Droid RAZR, Google Nexus, kemudian HTC dengan One X-nya (sekarang akan mucul juga HTC EVO 4G LTE). Disaat dunia smartphone membutuhkan battery yang kuat atau ponsel yang tidak 'sedikit-sedikit di cash', para vendor terlihat lebih mementingkan build quality dan berlomba-lomba untuk menciptakan ponsel yang paling ramping (slim).

Demikian pula mengenai SD card. Google dengan Google Drive dan HTC dengan ekosistem cloudnya (Dropbox, MOG, Synctv, Onlive). Akankah kedepannya hanya ada internal storage dan cloud? Kenapa kita jadi ingat kepada Apple?

Semoga saja Vendor-vendor Android dan Google masih akan terus mengedepankan kebebasan user-nya. Yup, kebebasan...satu hal yang membuat Android berbeda.


Senin, 02 April 2012

Kesalahan Terbesar di Android (menurutmu?)

Ok semua, Sebagai produk buatan manusia, Android dengan segala kelebihan dan kehebatannya tidak bisa dipungkiri memiliki kekurangan. Dalam beberapa hal kekurangan tersebut dinilai sebagai kesalahan yang fatal dan sangat mengganggu bagi para user-nya.

Ada sebuah thread yang menarik mengenai hal ini di Androidguys. Disana kita bisa melihat apa saja yang dinilai kesalahan-kesalahan pada Android. Berikut diantaranya.


"Sangat lama untuk merilis update terbarunya. Sangat luar biasa bahwa pengguna ICS baru sedikit padahal dirilis 6 bulan yang lalu!" - Andrès O.
"Nama Google "Play Store"...membuat seluruh Android OS terasa seperti mainan anak-anak" - John D.
"Android versi 1.0-2.2...dikenal sebagai OS ponsel yang kamu akan harap tidak kamu miliki ketika situasi darurat, Dialer App nya stuck" - David R.
"Ukuran yang ke-gedean yang dibuat sekarang. Mengapa ponsel harus berukuran sangat besar?? Idealnya tuk saya berukuran 3,7 inchi" - Eric


Nah, itu beberapa diantaranya menurut para user di-luar sana. Tentunya kita juga ingin tahu bagaimana dengan disini? Bagaimana pendapat teman-teman, apa kesalahan terbesar Android sejauh ini?

Let's hear it!! :-)

Selasa, 27 Maret 2012

Gorilla Glass - BUKAN Anti Gores dan Anti Pecah

Gorilla Glass adalah lapisan kaca yang terbuat dari alkali-aluminosilicate yang didesain tipis, ringan dan kuat. Tekhnologi ini dikembangkan oleh Corning Inc. dan banyak digunakan untuk layar smartphone sekarang ini.

List produk yang menggunakan Gorilla Glass bisa dicek disini.

Gorilla Glass yang pecah pada Motorola Atrix
Nah, mengenai si kaca gorila ini ada hal yang harus digaris bawahi bersama. Kita seringkali mendengar (dan membaca di beberapa artikel) bahwa Gorilla Glass = Anti gores, anti pecah. Oww, this is so misleading alias ngaco. Gorilla Glass BUKAN 'anti' gores/pecah, melainkan 'tahan' gores/pecah. Maksudnya tahan disini, dalam batas tertentu tetap saja kaca tersebut akan tergores atau bahkan pecah.


Jadi, meskipun hape kita sudah menggunakan Gorilla Glass, lebih baik tetap berhati2 menggunakannya. Jangan di bakar2 atau digores2 dengan sengaja pakai kunci motor atau apalah (trust us, We've seen some people done that before).

Oya, tambahan, awal 2012 kemarin Gorilla Glass 2nd Gen dah nongol. Tidak ada kenaikan ketahanan/kekuatan, hanya saja lebih tipis 20% dari generasi sebelumnya (sehingga lebih sensitif terhadap sentuhan jari kita di layar).


Remember guys, Gorilla Glass is scratch RESISTANT, not scratch PROOF. :-)

Android Video